Informasi mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali beredar melalui media sosial Facebook. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa proses pendaftaran berlangsung mulai 20 Juli hingga 28 Agustus 2026.
Namun, informasi tersebut telah dinyatakan tidak benar. Berdasarkan penelusuran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), tautan yang disertakan dalam unggahan tidak mengarah ke situs resmi Kemenimipas.
Alih-alih menuju kanal pemerintah, pengguna justru diarahkan ke sebuah situs yang meminta pengisian sejumlah informasi pribadi serta nomor Telegram. Masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan semacam ini karena berpotensi digunakan untuk memperoleh data pribadi.
Sementara itu, melalui informasi yang dipublikasikan di situs resminya, Kemenimipas telah beberapa kali memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi palsu mengenai rekrutmen CPNS.
Kemenimipas juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat pembukaan seleksi CPNS untuk tahun anggaran 2026.
Dengan demikian, kabar yang menyebut Kemenimipas membuka pendaftaran CPNS pada 20 Juli sampai 28 Agustus 2026 merupakan klaim yang keliru dan tidak berasal dari informasi resmi pemerintah.
Masyarakat diimbau selalu mengecek informasi rekrutmen melalui kanal resmi pemerintah serta tidak sembarangan mengisi data pribadi pada tautan yang sumbernya tidak jelas.
(red/hep)