, , ,

Hak Hukum Warga Binaan Jadi Prioritas, Lapas Kediri Bangun Sinergi dengan LBH Progresif


LBH PROGRESIF - Tim LBH Progresif memberikan sosialisasi hukum kepada 103 orang tahanan Lapas Kelas IIA Kediri, Sabtu (1/8/2026). Materi yang disampaikan meliputi hak-hak tersangka dan terdakwa, akses memperoleh bantuan hukum, serta berbagai ketentuan yang berkaitan dengan proses peradilan. (by tribunjatim.com)



KEDIRI
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga binaan, salah satunya melalui penguatan akses terhadap bantuan hukum. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjalin kerja sama bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Progresif melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi hukum pada Sabtu (1/8/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap warga binaan memperoleh hak atas informasi hukum, konsultasi, hingga pendampingan selama menjalani proses hukum maupun masa pembinaan di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Gatot Tri Rahardjo, menegaskan bahwa pemenuhan hak atas bantuan hukum merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia. Menurutnya, pemahaman hukum yang baik akan membantu warga binaan mengetahui hak, kewajiban, serta prosedur hukum yang sedang mereka jalani.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan warga binaan memahami hak-haknya, kewajibannya, serta proses hukum yang sedang dijalani. Pemenuhan hak atas bantuan hukum merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemasyarakatan yang menghormati hak asasi manusia," ujar Gatot.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan hukum semata, tetapi berkembang menjadi program pendampingan yang berkesinambungan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Menurut Gatot, sinergi dengan berbagai lembaga eksternal menjadi bagian dari upaya Lapas Kediri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, akuntabel, transparan, dan humanis.

"Kami akan terus membangun sinergi dengan berbagai pihak agar pelayanan di Lapas Kediri semakin profesional, akuntabel, dan humanis. Yang terpenting, setiap warga binaan mendapatkan akses informasi serta pendampingan hukum secara optimal," jelasnya.

Sementara itu, perwakilan LBH Progresif, Moh. Rofian bersama Dinar Anggy Andina, menyampaikan apresiasi atas komitmen Lapas Kediri yang membuka ruang kolaborasi dalam memperluas akses bantuan hukum bagi warga binaan.

Menurutnya, edukasi hukum sangat penting agar warga binaan memahami hak-hak yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan sekaligus memperoleh pendampingan apabila dibutuhkan.

"Kami mengapresiasi komitmen Lapas Kediri yang membuka ruang kolaborasi dalam memberikan edukasi dan layanan bantuan hukum. Harapannya, warga binaan memiliki pemahaman hukum yang lebih baik serta dapat memperoleh pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Rofian.

Melalui penandatanganan MoU dan PKS tersebut, kedua belah pihak sepakat membangun kerja sama dalam berbagai program, mulai dari penyuluhan hukum, konsultasi hukum, pendampingan perkara, hingga kegiatan edukatif lainnya yang bertujuan meningkatkan literasi hukum di lingkungan pemasyarakatan.

Rofian menilai, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian dan keterampilan, tetapi juga menjamin terpenuhinya hak-hak hukum warga binaan.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas akses warga binaan terhadap layanan hukum sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih komprehensif di lingkungan pemasyarakatan," pungkasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kelas IIA Kediri berharap tercipta sistem pembinaan yang lebih inklusif dan berkeadilan, sehingga warga binaan memiliki bekal pengetahuan hukum yang memadai sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial setelah kembali ke tengah masyarakat.(red/lis)

Continue reading Hak Hukum Warga Binaan Jadi Prioritas, Lapas Kediri Bangun Sinergi dengan LBH Progresif
, , ,

Kurang Konsentrasi, Pengemudi Datsun Tabrak Pasutri hingga Satu Orang Meninggal di Ponorogo


TABRAKAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Toko Hens Pancing, Kelurahan Kepatihan, Kecamata/Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (1/8/2026). Satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi. (by tribunjatim.com)


PONOROGO
– Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan sebuah toko alat pancing di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Sabtu (1/8/2026) siang. Sepasang suami istri yang sedang mendorong gerobak sampah menjadi korban setelah ditabrak sebuah mobil minibus dari arah belakang.

Akibat insiden tersebut, seorang perempuan berinisial BR (68) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara suaminya, WY, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kecelakaan diduga dipicu pengemudi minibus yang kurang berkonsentrasi saat mengemudi.

"Korban meninggal dunia satu orang, yaitu pejalan kaki perempuan. Dugaan sementara pengemudi mobil kurang konsentrasi," ujarnya.

Baru Pulang Buang Sampah

Berdasarkan hasil penyelidikan, sebelum kejadian pasangan suami istri tersebut baru saja membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) yang berada di sekitar kawasan BCA Ponorogo.

Keduanya kemudian berjalan pulang ke rumah sambil mendorong gerobak sampah dari arah timur menuju barat di tepi Jalan Jenderal Sudirman.

Pada saat bersamaan, sebuah mobil Datsun bernomor polisi A 1702 ZH yang dikemudikan AS, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, melaju searah di belakang korban.

Diduga karena kehilangan konsentrasi, mobil tersebut menabrak kedua korban dari belakang hingga menyebabkan keduanya terpental.

BR mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara WY mengalami luka pada bahu kanan serta lecet di beberapa bagian tubuh dalam kondisi sadar.

Mobil Juga Tabrak Kendaraan Parkir

Setelah menghantam kedua pejalan kaki, laju minibus tidak langsung berhenti. Kendaraan tersebut oleng ke sisi kiri jalan dan kembali menabrak sebuah Isuzu Panther bernomor polisi AE 1432 TH yang sedang terparkir di bahu jalan.

Pemilik mobil Panther, Didik Riyanto, mengaku sempat mendengar suara benturan keras ketika dirinya sedang berbelanja di sekitar lokasi.

"Tiba-tiba terdengar suara benturan keras. Saat saya melihat ke belakang, ada orang terpental dan jatuh ke jalan. Korbannya dua orang yang sedang mendorong gerobak sampah," ungkapnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Petugas Satlantas Polres Ponorogo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden dan proses hukum terhadap pengemudi minibus.(red/lis)

Continue reading Kurang Konsentrasi, Pengemudi Datsun Tabrak Pasutri hingga Satu Orang Meninggal di Ponorogo
, ,

Resmikan RTH Baru, Wali Kota Vinanda Kampanyekan Kota Kediri Lebih Hijau

 

KAMPANYE POLA HIDUP SEHAT: Wali Kota Vinanda Prameswati (kanan) gowes bersama pejabat Pemkot Kediri dan perwakilan forkopimda ke kawasan Taman Sekartaji untuk bersih-bersih sungai.


KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati terus mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Salah satu upayanya diwujudkan melalui kegiatan bersepeda bersama, aksi bersih-bersih sungai, serta peresmian ruang terbuka hijau (RTH) baru di kawasan Taman Sekartaji, Jumat (31/7).

Mengawali kegiatan dari halaman Balai Kota Kediri, Vinanda bersama jajaran Pemerintah Kota Kediri, Komunitas Suket Teki, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri mengayuh sepeda menuju Taman Sekartaji. Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan aksi membersihkan area sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membiasakan masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Vinanda juga meresmikan ruang terbuka hijau baru yang telah ditata di kawasan Taman Sekartaji. Area yang sebelumnya kurang terawat itu kini disulap menjadi taman yang lebih hijau, bersih, dan nyaman untuk dimanfaatkan masyarakat.

Ia berharap taman tersebut dapat menjadi ruang edukasi bagi anak-anak, tempat berkumpul keluarga, sarana interaksi sosial, sekaligus berfungsi sebagai paru-paru kota. Kehadiran ruang terbuka hijau itu juga diharapkan mampu menjadi alternatif lokasi rekreasi bagi warga Kota Kediri.

BERI CONTOH: Wali Kota Vinanda Prameswati ikut membersihkan sampah di kawasan Taman Sekartaji Kota Kediri.



Vinanda menambahkan, lahan-lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal sebaiknya dialihkan menjadi ruang terbuka hijau agar wajah Kota Kediri semakin tertata. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi target minimal 20 persen ruang terbuka hijau di wilayah kota.

Meski target tersebut belum tercapai, Pemerintah Kota Kediri berkomitmen menambah luasan ruang terbuka hijau secara bertahap. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan, merawat fasilitas yang tersedia, serta memanfaatkan taman secara bijak agar keberadaannya dapat terus memberikan manfaat bagi warga.

Kegiatan bersepeda dan aksi bersih-bersih sungai tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Kediri berupaya membangun budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memperkenalkan ruang terbuka hijau baru kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut diikuti Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Ketua TP PKK Ferry Silviana Abu Bakar, Asisten, Staf Ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Kediri, Komunitas Suket Teki, serta Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri. (red/hep)

Continue reading Resmikan RTH Baru, Wali Kota Vinanda Kampanyekan Kota Kediri Lebih Hijau
, , ,

Siswa SMK Kartanegara Wates Raih Emas LKS Nasional, Aliansi Kediri Bangkit Soroti SMKN 1 Kota Kediri

Hamzah berhasil menyabet Juara 1 (Medali Emas) dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS)



KEDIRI — Organisasi masyarakat Aliansi Kediri Bangkit memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Moh. Hamzah Rizqi, siswa SMK Kartanegara Wates, Kabupaten Kediri. Hamzah berhasil menyabet Juara 1 (Medali Emas) dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional 2026 untuk bidang Teknik Pengelasan (Welding).


​Capaian gemilang ini dinilai tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Kediri dan Provinsi Jawa Timur, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan pendidikan vokasi yang berdaya saing tinggi di kancah nasional.


​Koordinator Aliansi Kediri Bangkit, Bagus Romadon, menyampaikan bahwa prestasi tersebut patut menjadi rujukan dan inspirasi bagi seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.


​"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada siswa SMK Kartanegara Wates yang telah mengharumkan nama daerah. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten dan berorientasi pada kualitas akan menghasilkan lulusan yang siap bersaing," ujar Bagus, Sabtu (1/8/2026).


​Soroti Kondusivitas dan Minta Evaluasi SMKN 1 Kota Kediri


​Namun, di tengah atmosfer kebanggaan tersebut, Aliansi Kediri Bangkit turut menyoroti dinamika tata kelola di satuan pendidikan vokasi lainnya. Pihaknya secara terbuka meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan prestasi serta kepemimpinan di SMKN 1 Kota Kediri.


​Evaluasi ini mencakup dua poin utama:


  • ​Capaian Prestasi: Penilaian objektif terhadap track record dan iklim pembinaan siswa selama periode 2025–2026.
  • ​Kondusivitas Sekolah: Penanganan aspirasi masyarakat terkait iklim belajar-mengajar dan lingkungan pendidikan di sekolah tersebut.

Menurut Bagus, keberhasilan pembinaan siswa sangat bergantung pada efektivitas kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan.


​"Capaian prestasi sekolah merupakan salah satu indikator utama efektivitas kepemimpinan. Kami meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi secara objektif, transparan, dan berbasis data/fakta terhadap SMKN 1 Kota Kediri," tegas Bagus.


​Dorong Kebijakan Transparan dan Pro-Pendidikan

​Lebih lanjut, Bagus menegaskan apabila hasil evaluasi menunjukkan perlunya pembenahan struktural sesuai aturan perundang-undangan, pihak otoritas diharapkan tak ragu mengambil langkah tegas.


​"Apabila hasil evaluasi menemukan alasan yang sah sesuai ketentuan, kami meminta Dinas Pendidikan mempertimbangkan langkah pembinaan hingga kebijakan administratif, termasuk opsi mutasi kepala sekolah sesuai kewenangan yang ada," tambahnya.


​Aliansi Kediri Bangkit menekankan bahwa penyampaian aspirasi ini adalah wujud peran serta masyarakat dalam mengawal mutu pendidikan nasional. Seluruh proses evaluasi diharapkan tetap mengedepankan asas profesionalitas, asas praduga tak bersalah, serta memberikan ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.


​Diharapkan, momentum kemenangan SMK Kartanegara Wates pada LKS Nasional 2026 ini dapat memicu pembenahan iklim belajar di seluruh sekolah Jawa Timur agar semakin sehat, kondusif, dan melahirkan lebih banyak generasi berprestasi. (red/hep)


Continue reading Siswa SMK Kartanegara Wates Raih Emas LKS Nasional, Aliansi Kediri Bangkit Soroti SMKN 1 Kota Kediri