, ,

DPRD DKI Minta Disdik Buka Data Kondisi Seluruh Bangunan Sekolah Usai SDN Roboh

 

Foto: Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Disdik DKI membuka data kondisi seluruh bangunan sekolah setelah robohnya bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09. (Belia/detikcom)


Jakarta – Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta segera membuka dan menginventarisasi data kondisi seluruh bangunan sekolah di ibu kota menyusul robohnya bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar penentuan prioritas renovasi dan rehabilitasi sekolah agar kejadian serupa tidak terulang.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027 bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Senin (27/7/2026).

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, menilai kondisi sejumlah bangunan sekolah di Jakarta sudah memerlukan perhatian serius. Karena itu, ia meminta Disdik segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi fisik sekolah, mulai dari yang masih layak hingga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat.

Menurut Subki, data tersebut akan menjadi acuan dalam menyusun rencana renovasi dan rehabilitasi sekolah pada tahun-tahun mendatang sehingga penanganannya dapat dilakukan berdasarkan skala prioritas.

Ia juga menekankan pentingnya inventarisasi yang akurat agar tidak ada lagi keterlambatan penanganan akibat kurangnya informasi mengenai kondisi bangunan sekolah yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Senada dengan itu, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Raden Gusti Arief, meminta Disdik memaparkan hasil inventarisasi bangunan sekolah yang sebelumnya juga telah diminta oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Gusti berharap data tersebut memuat lokasi sekolah yang membutuhkan perbaikan beserta persentase tingkat kerusakan setiap bangunan. Dengan begitu, DPRD dapat mengawasi proses perencanaan hingga pelaksanaan rehabilitasi secara lebih efektif.

Sementara itu, anggota Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan, Cicha Koeswoyo, menilai masih banyak sekolah di Jakarta yang membutuhkan penanganan serius. Menurutnya, insiden robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 seharusnya menjadi momentum untuk mempercepat program revitalisasi sekolah.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat lebih dari 250 sekolah di Jakarta yang membutuhkan penanganan secara menyeluruh. Karena itu, ia mempertanyakan mengapa perbaikan bangunan sekolah belum menjadi program prioritas.

Dalam rapat tersebut, Komisi E DPRD DKI Jakarta juga meminta Dinas Pendidikan menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan, renovasi, dan rehabilitasi sekolah beserta daftar prioritasnya. Langkah itu diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan anggaran setiap tahun sekaligus mencegah terulangnya insiden bangunan sekolah roboh di masa mendatang. (red/hep)


Continue reading DPRD DKI Minta Disdik Buka Data Kondisi Seluruh Bangunan Sekolah Usai SDN Roboh
, , , ,

Jembatan Garuda Merah Putih Hadir di Lereng Kelud, Mobilitas Warga Kembali Lancar


JEMBATAN PERINTIS - Suasana pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di lereng Gunung Kelud tepatnya di Desa/Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri,( foto : tribunjatim.com)



KEDIRI
– Harapan warga di lereng Gunung Kelud untuk memiliki akses penghubung yang layak akhirnya mulai terwujud. Kodim 0809/Kediri membangun Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang akan menghubungkan Desa Ngancar dan Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, menggantikan jembatan darurat yang digunakan masyarakat selama enam tahun terakhir. 

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Bhakti TNI yang dilaksanakan selama 21 hari, mulai 10 hingga 31 Juli 2026. Infrastruktur permanen itu dibangun menggunakan konstruksi komposit berupa rangka baja WF dan beton bertulang dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter.

Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, pembangunan jembatan bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga membuka kembali akses vital masyarakat yang selama ini terhambat.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung akses pendidikan, serta membuka peluang peningkatan perekonomian desa.

"Program ini bukan sekadar membangun sebuah jembatan, tetapi membangun harapan dan masa depan masyarakat," ujar Dhavid. 

Sebelum pembangunan dimulai, warga harus mengandalkan jembatan darurat berbahan bambu setelah jembatan utama ambrol pada Mei 2020. Kondisi tersebut memaksa masyarakat memutar melalui jalur yang lebih jauh untuk menuju sekolah, lahan pertanian, maupun pusat kegiatan ekonomi. 

Kepala Desa Pandantoyo, Dian Astianti, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan permanen akan mengembalikan kelancaran aktivitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

"Selama ini warga harus memutar dengan jarak yang cukup jauh untuk beraktivitas. Dengan jembatan permanen ini, kami optimistis mobilitas masyarakat akan kembali normal dan perekonomian desa semakin berkembang," katanya. 

Hingga akhir pekan, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal pada akhir Juli 2026. Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan menjadi penghubung strategis yang memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan lereng Gunung Kelud.(red/lis

Continue reading Jembatan Garuda Merah Putih Hadir di Lereng Kelud, Mobilitas Warga Kembali Lancar
, ,

Sarasehan di Kampung Inggris Pare, Ahmad Dhani Serap Aspirasi Dunia Pendidikan


Anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Dhani, saat mengikuti sarasehan di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri. Foto:bangsaonline.com


KEDIRI
– Anggota Komisi X DPR RI Ahmad Dhani mengunjungi Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/7). Dalam agenda Sarasehan Kebangsaan yang digelar di Brilliant English Course tersebut, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan global sekaligus membuka akses terhadap ilmu pengetahuan dari berbagai negara. 

Di hadapan ratusan peserta kursus, Ahmad Dhani menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi pintu untuk memperluas wawasan dan mempelajari berbagai disiplin ilmu.

"Belajar bahasa Inggris itu membuka pintu dunia untuk mempelajari ilmu yang lain," ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Selain memberikan motivasi kepada para pelajar, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Ahmad Dhani untuk berdialog dan menyerap berbagai aspirasi terkait dunia pendidikan. Beragam masukan yang disampaikan peserta, mulai dari persoalan sistem pendidikan hingga tantangan yang dihadapi generasi muda, disebut akan menjadi bahan evaluasi di Komisi X DPR RI. 

Ahmad Dhani mengaku baru pertama kali mengunjungi Kampung Inggris Pare. Ia mengaku terkesan dengan semangat belajar para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.

"Ini pertama kali saya ke sini dan saya cukup takjub. Ternyata antusiasme anak-anak muda untuk belajar bahasa Inggris sangat tinggi," katanya. 

Ia juga berpesan agar para peserta terus memelihara rasa ingin tahu dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, semakin luas wawasan yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk berkembang di masa depan. 

Pada kesempatan yang sama, Founder sekaligus CEO Brilliant English Course, Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro atau yang akrab disapa Mr. Abie, menjelaskan bahwa kunjungan Ahmad Dhani merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan sebagai anggota Komisi X DPR RI.

Dalam sesi dialog, para peserta menyampaikan berbagai persoalan pendidikan, mulai dari keterbatasan kuota perguruan tinggi negeri dan swasta hingga pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman. 

Menurut Abie, Kampung Inggris Pare memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menilai investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah pendidikan yang mampu mengubah pola pikir dan meningkatkan daya saing generasi muda.

Ia juga mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan modern harus berjalan seiring dengan upaya melestarikan budaya bangsa agar generasi muda memiliki identitas yang kuat di tengah arus globalisasi. (red/lis)

Continue reading Sarasehan di Kampung Inggris Pare, Ahmad Dhani Serap Aspirasi Dunia Pendidikan
,

Satlantas Polres Kediri Sabet Predikat Teraktif Penginputan E-Turjawali Semester I 2026

Kasatlantas Polres Kediri saat menerima penghargaan. (Foto Polres Kediri)


KEDIRI - Kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri kembali menuai apresiasi dari Polda Jawa Timur. Pada Semester I 2026, satuan yang dipimpin AKP Mega Satriatama dinobatkan sebagai Polres Tipe A dengan kategori penginputan data aplikasi E-Turjawali paling aktif.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Penegakan Hukum yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim di Surabaya, Kamis (23/7). Kegiatan itu diikuti seluruh jajaran Satlantas di wilayah hukum Polda Jatim sebagai forum evaluasi sekaligus pemberian penghargaan kepada satuan yang menunjukkan kinerja terbaik.

Penghargaan diterima langsung oleh Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Mega Satriatama. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi Satlantas Polres Kediri dalam mengoptimalkan penggunaan aplikasi E-Turjawali sebagai sistem pelaporan terpadu untuk kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas.

AKP Mega menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel Satlantas Polres Kediri. Menurutnya, kedisiplinan anggota dalam menjalankan tugas serta konsisten menginput laporan melalui aplikasi menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kekompakan, dan komitmen seluruh anggota dalam melaksanakan tugas serta mengoptimalkan pelaporan melalui aplikasi E-Turjawali," ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan aplikasi E-Turjawali merupakan bagian dari transformasi digital dalam pelayanan dan manajemen operasional kepolisian. Melalui sistem tersebut, seluruh aktivitas personel di lapangan dapat terdokumentasi secara lebih akurat, transparan, dan berbasis data sehingga memudahkan proses evaluasi kinerja.

Menurutnya, ketepatan dan konsistensi dalam penginputan data menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja setiap satuan. Atas capaian tersebut, Satlantas Polres Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami akan terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang cepat, tepat, humanis, serta didukung sistem pelaporan yang akurat dan transparan," pungkas AKP Mega.

(red/hep)

Continue reading Satlantas Polres Kediri Sabet Predikat Teraktif Penginputan E-Turjawali Semester I 2026