, ,

Kecelakaan Maut di Jalan Ngawi–Mantingan, Pengendara Motor Tewas di Lokasi

  

Sepeda motor Honda Beat ringsek usai bertabrakan dengan truk tronton di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, Kedunggalar.(photo by radar madiun)



NGAWI- Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Senin (29/6) sekitar pukul 07.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat dengan truk tronton boks dan mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Korban merupakan pengendara sepeda motor," ujar AKP Yuliana.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk UD Quester Box Tronton bernomor polisi B-9524-FEV yang dikemudikan Kasan (55), warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Bekasi, melaju dari arah timur menuju barat. Di dalam kendaraan tersebut turut berada seorang penumpang bernama Resem.

Pada saat yang sama, di sisi utara jalan terdapat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE-2462-MG yang dikendarai Pariyem (52), warga Dusun Penthuk, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar. Korban diduga sedang berhenti di tepi jalan sebelum berusaha menyeberang dan berbelok ke kanan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas saat hendak memotong jalur. Akibatnya, jarak antara sepeda motor dan truk yang melaju dari arah timur sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Bagian depan truk kemudian menghantam bagian belakang kanan sepeda motor korban dengan benturan yang cukup keras. Akibat benturan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan parah, sementara korban terpental dan mengalami luka serius hingga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.

AKP Yuliana mengungkapkan, korban mengalami sejumlah cedera berat, di antaranya patah pada kaki kiri, robekan serius di kaki kanan, serta luka memar pada bagian pinggang. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk proses penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa keterangan saksi, kondisi kendaraan yang terlibat, serta faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi terjadinya insiden tersebut. Kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan kewaspadaan, memperhatikan situasi lalu lintas sebelum menyeberang atau berbelok, serta mematuhi peraturan berkendara demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa.(red/lis)

Continue reading Kecelakaan Maut di Jalan Ngawi–Mantingan, Pengendara Motor Tewas di Lokasi
, ,

Sapi Lepas Saat Diturunkan dari Truk, Berakhir Terperosok ke Septic Tank di Gunungkidul

Personel Damkarmat Gunungkidul berhasil mengevakuasi sapi yang terperosok ke dalam septic tank (photo by radarjogja)



GUNUNG KIDUL- Proses penurunan seekor sapi dari sebuah truk di Padukuhan Pugeran, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, berakhir dengan insiden tak terduga. Sapi yang semula akan dipindahkan ke kandang tiba-tiba lepas dari kendali setelah tali pengikatnya terlepas. Hewan berbobot besar tersebut kemudian berlari ke arah area instalasi pengolahan limbah ternak sebelum akhirnya terperosok ke dalam septic tank.

Beruntung, laporan dari warga segera ditindaklanjuti oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul. Berkat penanganan yang cepat dan terkoordinasi, sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup tanpa mengalami cedera.

Kepala Pelaksana Damkarmat Gunungkidul, Handoko, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 08.45 WIB. Setelah menerima informasi, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus proses penyelamatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, insiden bermula ketika sapi hendak diturunkan dari bak truk. Saat proses berlangsung, tali pengikat yang digunakan tiba-tiba terlepas sehingga sapi panik dan berlari tanpa bisa dikendalikan.

"Awalnya sapi hendak digiring menuju kandang. Namun karena tali pengikat terlepas, sapi justru berlari ke arah instalasi pengolahan limbah ternak dan akhirnya terjatuh ke dalam sumur resapan atau septic tank," ujar Handoko kepada wartawan, Senin (29/6).

Handoko mengungkapkan, septic tank tempat sapi terjatuh memiliki diameter sekitar 90 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih tiga meter. Ukuran lubang yang relatif sempit membuat proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian ekstra karena ruang gerak petugas menjadi terbatas.

Meski demikian, seluruh proses penyelamatan dapat dilakukan dengan aman. Tim rescue menerapkan teknik evakuasi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar sapi dapat diangkat tanpa mengalami cedera maupun membahayakan keselamatan personel.

"Terselamatkan tanpa cedera," kata Handoko.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Damkarmat Gunungkidul, Ngadiyono, mengatakan sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam operasi penyelamatan tersebut. Seluruh petugas bekerja secara terkoordinasi dengan menggunakan metode evakuasi yang aman mengingat ukuran tubuh sapi dan kondisi lokasi yang cukup sempit.

"Alhamdulillah sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada kendala berarti selama proses penanganan di lapangan," ujarnya.

Ngadiyono menambahkan, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi para peternak maupun masyarakat agar lebih memperhatikan prosedur keselamatan ketika memindahkan hewan ternak berukuran besar. Menurutnya, penggunaan tali pengikat yang kuat, pemeriksaan kondisi peralatan sebelum proses bongkar muat, serta pengendalian hewan secara maksimal merupakan langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

Ia juga menegaskan bahwa tugas Damkarmat tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran. Instansi tersebut juga memiliki fungsi penyelamatan (rescue) dalam berbagai kondisi darurat, termasuk evakuasi hewan ternak, satwa liar, maupun penyelamatan lainnya yang membutuhkan penanganan khusus.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melapor apabila menghadapi situasi darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan. Dengan laporan yang cepat, penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko kerugian maupun korban dapat diminimalkan," pungkasnya.(red/lis)

Continue reading Sapi Lepas Saat Diturunkan dari Truk, Berakhir Terperosok ke Septic Tank di Gunungkidul
, ,

Polsek Tarik Gerak Cepat Tindaklanjuti Laporan Dugaan Sabung Ayam di Desa Klantingsari

  

ANTISIPASI: Polsek Tarik menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas judi sabung ayam di Dusun Bokong Tengah, Desa Klantingsari.(photo by radar sidoarjo)



SIDOARJO- Polsek Tarik Polresta Sidoarjo bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas perjudian sabung ayam di Dusun Bokong Tengah, Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Tindakan sigap tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan respons cepat terhadap setiap pengaduan yang disampaikan warga.

Setelah menerima informasi, jajaran Polsek Tarik langsung menerjunkan personel ke lokasi yang dilaporkan. Pengecekan dan penyisiran dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengantisipasi adanya aktivitas perjudian yang dapat meresahkan masyarakat.

Kapolsek Tarik, AKP Heri Setyawan, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin menunda penanganan setiap laporan yang masuk. Menurutnya, kecepatan dalam merespons pengaduan masyarakat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada warga.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyisiran. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespons setiap pengaduan warga secara cepat," ujar AKP Heri.

Pengecekan di lapangan dipimpin oleh Ipda Rudy bersama sejumlah anggota Polsek Tarik. Tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di area yang diduga menjadi lokasi sabung ayam. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian maupun kegiatan lain yang mengarah pada praktik sabung ayam.

Saat berada di lokasi, petugas hanya mendapati beberapa warga yang sedang berkumpul di warung sekitar area tersebut. Meski tidak ditemukan pelanggaran hukum, anggota kepolisian tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan hukum, termasuk perjudian dalam bentuk apa pun.

"Dari hasil pemeriksaan di lapangan tidak ditemukan adanya aktivitas sabung ayam. Meski demikian, kami tetap memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum," jelas AKP Heri.

Kapolsek Tarik menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin dan pemantauan di seluruh wilayah hukum Polsek Tarik guna mencegah munculnya berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk praktik perjudian yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Menurutnya, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Jika mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, segera laporkan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Polsek Tarik memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sidoarjo.(red/lis)

Continue reading Polsek Tarik Gerak Cepat Tindaklanjuti Laporan Dugaan Sabung Ayam di Desa Klantingsari
, ,

Diduga Dipengaruhi Alkohol, Mobil Tersangkut di Pembatas Jalan Mayjen Sungkono Surabaya

BUKAN ATRAKSI: Petugas mengevakuasi mobil yang naik pembatas jalan di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya.(photo by radar surabaya)


SURABAYA- Sebuah mobil yang dikemudikan oleh JS (67), warga Jajartunggal Utara, Surabaya, mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pembatas jalan hingga tersangkut di atas median Jalan Mayjen Sungkono, tepat sebelum underpass, pada Sabtu (27/6) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika mobil berwarna putih tersebut melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Mayjen Sungkono. Saat mendekati underpass, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jalan dan naik ke atas median, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Usai kendaraan tersangkut, pengemudi sempat berusaha menurunkan mobil dengan terus menginjak pedal gas agar kendaraan bisa kembali ke badan jalan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena posisi mobil sudah terjebak di atas pembatas jalan.

Melihat kejadian itu, sejumlah pengguna jalan dan pengemudi ojek online yang melintas segera menghampiri lokasi. Mereka meminta pengemudi untuk keluar dari kendaraan demi alasan keselamatan serta menyarankan agar kejadian tersebut segera dilaporkan ke layanan darurat 112.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya, M. Rokhim, mengatakan bahwa satu unit Rescue Rayon 4 Wiyung langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi kendaraan.

Petugas mengevakuasi mobil menggunakan truk crane milik Unit Rescue karena kendaraan tidak memungkinkan dipindahkan dengan cara biasa. Proses evakuasi berlangsung lancar dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 20.55 WIB.

"Dugaan sementara, pengemudi berada dalam pengaruh alkohol saat mengemudikan kendaraan," ujar Rokhim pada Minggu (28/6).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Setelah proses evakuasi selesai, kendaraan beserta pengemudinya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.(red/lis)

Continue reading Diduga Dipengaruhi Alkohol, Mobil Tersangkut di Pembatas Jalan Mayjen Sungkono Surabaya