, ,

Nikah Massal VW Kombi Pecahkan Rekor MURI, KAI Imbau Penumpang Stasiun Kediri Datang Lebih Awal


IMBAUAN - PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan imbauan penting bagi masyarakat pengguna jasa kereta api yang akan naik maupun turun di Stasiun Kediri, Jumat (24/7/2026). Imbauan ini sehubungan dengan adanya kegiatan Pemecahan Rekor Muri Nikah Masal di Dalam Mobil VW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kediri(dok.tribunjatim.com)



KEDIRI
– Agenda pemecahan Rekor MURI nikah massal di dalam mobil Volkswagen (VW) Kombi terbanyak yang digelar di Kota Kediri diprediksi akan menarik perhatian masyarakat luas. Kondisi tersebut membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengimbau pelanggan kereta api untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (24/7/2026) tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri. Ribuan pengunjung diperkirakan hadir untuk menyaksikan momen unik tersebut, sehingga berpotensi menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Stasiun Kediri.

Untuk mengantisipasi dampak kepadatan, KAI Daop 7 Madiun meminta masyarakat yang akan menggunakan layanan kereta api dari maupun menuju Stasiun Kediri agar memperhitungkan waktu perjalanan sejak awal.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, pihaknya terus berupaya memastikan akses pelanggan menuju stasiun tetap berjalan lancar meski terdapat kegiatan besar di sekitar lokasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan KA yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kediri pada hari pelaksanaan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas menuju stasiun," ujar Tohari.

Menurutnya, persiapan acara telah berlangsung sejak Kamis (23/7/2026) pukul 18.00 WIB hingga Jumat (24/7/2026) pukul 22.00 WIB. Selama periode tersebut, masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan perubahan arus lalu lintas maupun akses kendaraan di sekitar kawasan stasiun.

Pelanggan Diminta Hindari Datang Terlalu Mepet

Tohari menjelaskan, pelanggan kereta api sebaiknya tidak datang menjelang waktu keberangkatan. Hal tersebut untuk memberikan ruang waktu apabila terjadi perlambatan perjalanan akibat kepadatan kendaraan.

Selain mempertimbangkan waktu tempuh menuju stasiun, pelanggan juga diharapkan menyediakan waktu cukup untuk proses pemeriksaan tiket, boarding, hingga menuju area peron.

"Kami sangat menyarankan para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dengan memperhitungkan waktu tempuh perjalanan secara matang," katanya.

Ia menambahkan, kedatangan lebih awal penting agar pelanggan dapat menjalani proses keberangkatan dengan nyaman serta menghindari risiko tertinggal perjalanan kereta api.

"Hal ini penting agar pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses boarding dengan nyaman dan menghindari risiko tertinggal kereta api," tegasnya.

KAI Koordinasi Pastikan Akses Stasiun Tetap Lancar

Selain memberikan imbauan kepada pelanggan, KAI Daop 7 Madiun juga melakukan pemantauan kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat dan pelayanan transportasi kereta api tetap berjalan optimal selama berlangsungnya acara.

KAI berharap masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan, khususnya bagi pengguna kereta api jarak jauh maupun lokal yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kediri.

Dengan persiapan tersebut, KAI Daop 7 Madiun optimistis pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan baik meskipun Kota Kediri menjadi pusat perhatian dengan adanya agenda besar pemecahan Rekor MURI nikah massal menggunakan VW Kombi.(red/lis)

0 Comments:

Post a Comment