Pencairan BSU 2025 Tertunda, Pekerja Masih Menanti Kepastian

 



KEDIRI,  iniberita.my.id  – Harapan para pekerja untuk segera menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 kembali harus diuji. Meski pemerintah telah memastikan anggaran dicairkan, nyatanya hingga akhir pekan ketiga Juni 2025, banyak buruh dan karyawan yang belum juga mendapatkan bantuan senilai total Rp600.000 tersebut.

Padahal, sesuai pernyataan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), pencairan BSU semestinya dimulai pada minggu kedua bulan Juni. Pernyataan itu disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Antar-Lembaga, Estiarty Haryani.

“Prosesnya sudah dimulai. Kami berharap bisa segera diterima oleh para pekerja,” ujarnya dalam acara Futuremakers Youth Employability di Jakarta, Kamis (19/6/2025), dikutip dari Antara.

Estiarty menegaskan bahwa dana BSU telah disalurkan dari Kementerian Keuangan ke Kemnaker dan tinggal menunggu proses teknis penyaluran ke rekening penerima yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, hingga menjelang minggu keempat Juni, realisasi di lapangan masih belum sepenuhnya berjalan. Banyak pekerja mengaku belum melihat adanya dana masuk ke rekening mereka, bahkan setelah melakukan pengecekan mandiri di laman resmi bsu.kemnaker.go.id.

BSU 2025 sendiri diatur dalam Permenaker Nomor 5 Tahun 2025 yang merevisi Permenaker Nomor 10 Tahun 2022. Dalam beleid tersebut disebutkan bahwa bantuan diberikan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya sempat menyampaikan optimisme bahwa penyaluran akan dilakukan sebelum pertengahan Juni. Namun, ia tidak memberikan kepastian tanggal.

“Kita upayakan sebelum minggu kedua. Insyaallah bisa,” ujarnya di kantor Kemnaker, Kamis (5/6/2025).

Sayangnya, janji tersebut belum sepenuhnya terealisasi. Menurut pihak Kemnaker, keterlambatan ini disebabkan proses pemadanan dan validasi data yang masih berlangsung untuk memastikan subsidi tidak salah sasaran.

“Validasi ini krusial. Kita ingin memastikan bahwa penerima benar-benar memenuhi kriteria,” jelas Sunardi, pejabat Kemnaker, saat dikonfirmasi, Senin (16/6/2025).

Sementara itu, akun Instagram resmi Kemnaker @kemnaker juga memberikan penjelasan kepada warganet yang mempertanyakan pencairan BSU.

“Tim kami sedang gaspol finalisasi, jadi mohon bersabar. Ketepatan data lebih penting daripada kecepatan. Tetap semangat yaa!” tulis admin akun tersebut, Jumat (20/6/2025).

Pemerintah belum memberikan informasi resmi mengenai batas akhir pencairan BSU. Kondisi ini menimbulkan kebingungan dan keresahan di kalangan pekerja yang merasa telah memenuhi syarat namun belum mendapat bantuan hingga saat ini.(RED.AL)

0 Comments:

Post a Comment