KEDIRI, iniberita.my.id – Kota Kediri akan menggelar pengesahan anggota baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada Sabtu (28/6), dan demi menjaga kondusivitas, Polres Kediri Kota bakal mengerahkan kekuatan penuh. Tak kurang dari 496 personel gabungan siap mengawal acara tahunan yang kerap menyedot massa dalam jumlah besar itu.
Rapat koordinasi lintas instansi digelar di Mapolres Kediri Kota pada Jumat (20/6), dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran Forkopimda, serta pengurus berbagai perguruan silat di wilayah tersebut. Dalam forum itu, seluruh perguruan diminta menandatangani deklarasi damai sebagai komitmen menjaga keamanan.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan bahwa kekuatan pengamanan melibatkan unsur Polri, TNI, Brimob Detasemen C, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga tim keamanan internal (pamster) dari PSHT sendiri.
“Pengamanan tidak hanya fokus di Kota Kediri. Kami berkolaborasi dengan wilayah tetangga seperti Tulungagung, Trenggalek, Blitar Kota, dan Blitar Kabupaten. Ini demi mencegah potensi konflik lintas wilayah,” ujar AKBP Bram.
Pengamanan akan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh prosesi tuntas. Selain menjaga area sekitar Padepokan PSHT di Jalan Lawu, fokus pengamanan juga diarahkan ke lima kecamatan di sisi barat Sungai Brantas yang masuk yurisdiksi Polres Kediri Kota.
Belasan hingga puluhan personel akan berjaga di tiap titik perbatasan untuk menghalau massa luar daerah yang mungkin mencoba masuk secara tidak terkendali. Potensi gesekan di jalur arak-arakan dan titik kumpul massa juga diwaspadai.
“Terminal Tamanan jadi salah satu titik strategis. Di sana akan kami tempatkan 25 personel gabungan,” ungkap Kabag Ops Polres Kediri Kota AKP Iwan Setyo Budhi.
Ia menambahkan, kerumunan penggembira yang kerap berkonvoi rentan memicu friksi antar kelompok. Oleh sebab itu, pengamanan jalur utama dan lokasi-lokasi vital dimaksimalkan.
Senada, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama turut menyerukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan damai.
“Keamanan bukan hanya urusan aparat. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga,” tegasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengimbau peserta dan masyarakat untuk menjaga sikap selama prosesi.
“Jadikan momentum ini sebagai perayaan yang damai, penuh rasa hormat dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” tuturnya.(RED.AL)

0 Comments:
Post a Comment