Laga Terakhir Bersama Persebaya, Muhammad Hidayat Dipastikan Kenakan Ban Kapten Lawan Bali United


Surabaya,  iniberita.my.id– Momen emosional akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, saat Persebaya Surabaya menghadapi Bali United dalam pertandingan terakhir Liga 1 musim 2024/2025, Jumat (23/5/2025). Laga ini akan menjadi penampilan perpisahan bagi Muhammad Hidayat, gelandang senior yang telah mengabdi selama hampir satu dekade di tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo.

Sebagai bentuk penghormatan, Hidayat akan dipercaya mengenakan ban kapten saat laga penting tersebut. Keputusan itu disampaikan oleh Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, yang menyebut momen ini sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi Hidayat selama membela Bajol Ijo.

“Untuk menghormati perjuangan dan loyalitas Dayat, dia akan mengenakan ban kapten. Soal apakah dia tampil sejak awal atau turun di babak kedua, akan kami putuskan pada hari pertandingan,” ujar Uston, dikutip dari laman resmi klub.

Muhammad Hidayat tercatat sebagai pemain Persebaya sejak tahun 2017. Dalam delapan musim membela tim, ia telah mencatat 161 penampilan resmi, termasuk menjadi bagian penting dalam perjalanan klub saat menjuarai Liga 2 2017, yang sekaligus mengantarkan Persebaya kembali ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional, Liga 1.

Hidayat bukan hanya dikenal sebagai gelandang bertahan yang solid, tetapi juga sebagai sosok yang merepresentasikan loyalitas dan semangat juang Persebaya. Kepergiannya menandai berakhirnya era "Class of 2017", sekelompok pemain yang menjadi fondasi kebangkitan klub dari Liga 2.

Musim ini menjadi babak yang cukup berat bagi Hidayat. Ia harus menepi karena cedera yang dideritanya sejak akhir musim lalu. Namun, dengan kegigihan dan disiplin, ia berhasil pulih meskipun belum mencatat menit bermain di musim ini. Keputusan untuk berpisah dengan Persebaya diambil agar Hidayat bisa mendapat kesempatan bermain yang lebih luas di klub baru demi melanjutkan kariernya secara optimal.

“Ini bukan akhir dari segalanya. Ini adalah awal baru untuk Hidayat di tempat yang berbeda. Tapi di hati Bonek dan Persebaya, namanya akan selalu dikenang,” tulis akun media sosial klub dalam unggahan perpisahan.

Laga kontra Bali United juga menjadi krusial untuk Persebaya. Selain sebagai perpisahan ikonik, pertandingan ini menjadi penentu peluang Persebaya untuk mendapatkan tiket ke kompetisi tingkat Asia, yang tentunya menjadi motivasi tambahan bagi seluruh skuad.

Stadion GBT diprediksi akan penuh oleh suporter yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Hidayat dalam balutan hijau-hijau kebanggaan. Laga ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga seremoni perpisahan penuh makna dari sang legenda hidup tim.(red.a)

0 Comments:

Post a Comment