Dana tersebut merupakan hasil kerja sama pembiayaan antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan dialokasikan melalui Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS).
Secara rinci, bantuan disalurkan kepada 366 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan 205 Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) yang tersebar di berbagai kecamatan di Bumi Majapahit. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gus Barra di hadapan para perwakilan lembaga madrasah dan pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) di GOR Surya Kencana, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa pendidikan diniyah tetap menjadi bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda. Bantuan ini bukan hanya soal anggaran, tapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan agama yang lebih bermutu dan menjangkau semua lapisan masyarakat,” ujar Gus Barra pada Kamis (22/5/2025).
Gus Barra menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, serta mendukung visi Gubernur Jawa Timur dalam memperluas akses layanan pendidikan dasar yang inklusif dan unggul.
“Harapan kami, dukungan ini menjadi pemicu semangat bagi para pengajar dan pengelola madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan inspirasi kepada anak-anak Mojokerto agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, turut menyampaikan bahwa bantuan BPPDGS ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung operasional kegiatan belajar mengajar, tetapi juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan guru-guru swasta, yang selama ini menjadi ujung tombak pendidikan karakter di daerah.
“Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara pemerintah dan institusi pendidikan keagamaan. Kita ingin memastikan bahwa Madin tetap eksis dan berdaya saing dalam mencetak anak bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga unggul dalam moral dan spiritual,” ujar Ludfi.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan pada sektor pendidikan diniyah, termasuk pelatihan guru, penguatan kurikulum, dan pengembangan fasilitas pendidikan berbasis lokal.(red.a)

0 Comments:
Post a Comment