Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Bupati Kediri Pilih Dukung La Roja

 

VISIONER: Mas Dhito membeberkan sejumlah program yang digelontor Pemkab Kediri hingga TPT Kabupaten Kediri bisa turun di angka 4,71 persen.(photo by radar kediri)



KEDIRI – Laga puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim nasional Spanyol dan Argentina mendapat perhatian besar dari masyarakat, termasuk di Kabupaten Kediri. Menyambut pertandingan bergengsi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri akan menggelar nonton bareng (nobar) bagi masyarakat di depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri.

Final Piala Dunia dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin dini hari (20/7) WIB. Pertandingan diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim tampil impresif sepanjang turnamen hingga berhasil menembus partai final.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan bersama-sama. Menurutnya, kegiatan nobar juga menjadi sarana mempererat kebersamaan para pecinta sepak bola di Kabupaten Kediri.

"Kalau masyarakat pada mau nobar, kita buat nobar," ujar bupati yang akrab disapa Mas Dhito saat ditemui usai kunjungan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) Plemahan, Jumat (17/7).

Selain menyiapkan fasilitas nobar, Mas Dhito juga mengungkapkan tim yang akan didukungnya pada partai final nanti. Berbeda dengan mayoritas masyarakat yang diperkirakan menjagokan Argentina, ia justru memilih mendukung Spanyol.

Alasan yang disampaikan pun terbilang santai. Menurutnya, pilihannya tersebut semata-mata karena ingin mengambil posisi yang berbeda dari kebanyakan orang.

"Saya mau antitesis saja, Spanyol. Orang-orang pada Argentina semua soalnya," katanya sambil tersenyum.

Partai final Spanyol kontra Argentina memang menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan publik sepak bola dunia. Selain mempertemukan dua tim dengan performa terbaik sepanjang turnamen, duel ini juga menghadirkan pertemuan dua generasi pemain berbeda.

Di kubu Argentina, Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah tampil konsisten membawa negaranya melangkah hingga final. Sementara Spanyol mengandalkan talenta muda seperti Lamine Yamal yang terus menunjukkan performa impresif sepanjang kompetisi. Perbincangan mengenai kedua pemain itu semakin ramai di media sosial setelah beredarnya kembali foto lama Lionel Messi saat memandikan Lamine Yamal ketika masih bayi dalam sebuah sesi pemotretan amal.

Perjalanan Spanyol Menuju Final

Spanyol mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde sebelum bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi. La Roja kemudian menutup fase grup dengan kemenangan 1-0 atas Uruguay untuk memastikan lolos ke babak gugur.

Pada fase 32 besar, Spanyol menyingkirkan Austria dengan skor 3-0. Langkah mereka berlanjut usai mengalahkan Portugal 1-0 di babak 16 besar, kemudian menumbangkan Belgia 2-1 di perempat final. Di semifinal, Spanyol tampil solid dengan mengalahkan Prancis 2-0 sehingga memastikan satu tempat di partai puncak.

Perjalanan Argentina Menuju Final

Argentina tampil dominan sejak fase grup. Tim Tango membuka kompetisi dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair, dilanjutkan kemenangan 2-0 atas Austria dan menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania.

Memasuki babak gugur, Argentina harus bekerja lebih keras. Mereka menyingkirkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 pada babak 32 besar, kemudian mengalahkan Mesir dengan skor yang sama di babak 16 besar. Pada perempat final, Argentina mengatasi perlawanan Swiss 3-1 setelah melalui babak tambahan waktu. Sementara di semifinal, tim asuhan Lionel Scaloni membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Inggris dan memastikan tiket ke final.

Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, laga final diperkirakan berlangsung ketat. Spanyol datang dengan pertahanan yang kokoh dan permainan kolektif yang efektif, sedangkan Argentina mengandalkan pengalaman para pemain senior serta ketajaman lini serang yang dipimpin Lionel Messi.

Duel perebutan trofi Piala Dunia 2026 ini dipastikan menjadi penutup turnamen yang dinantikan jutaan pencinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk masyarakat Kabupaten Kediri yang akan menyaksikannya melalui kegiatan nonton bareng yang difasilitasi oleh Pemkab Kediri.(red/lis)

0 Comments:

Post a Comment