Karena Terlibat Kampanye Cabup Deny Widyanarko, 20 Warga Tak Lagi Terima Bansos


Kediri, iniberita.my.id – Sebanyak 20 warga dari Dusun Sempu dan Sumberpetung, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, kehilangan hak sebagai penerima beras Bansos. Mereka dicoret dari daftar penerima bantuan diduga karena mengikuti kampanye pasangan calon (Paslon) nomor 1, H. Deny Widyanarko-Hj. Mudawamah.  

Anggota BPD Desa Sempu, Sukadi, menyayangkan keputusan tersebut dan menyebut bahwa tindakan ini sangat tidak adil. “Yang dicoret itu benar-benar orang miskin, seperti Tumijan yang tidak punya pekerjaan tetap, bahkan untuk iuran RT saja kesulitan," ujar Sukadi.  

Lebih memprihatinkan lagi, Mbah Ikem—seorang janda renta hampir berusia 100 tahun—juga dicoret hanya karena anaknya menghadiri kampanye Deny Widyanarko. Sukadi menegaskan bahwa bantuan sosial ini tidak ada hubungannya dengan Pilkada dan harus diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat. “Bansos itu hak orang miskin, bukan alat politik!” tegasnya.  

Saat ini, Kepala Desa Sempu, Eko Soeroso, yang diduga melakukan pencoretan, belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui telepon, tidak ada respons darinya. Masyarakat berharap ada penyelesaian atas kasus ini agar hak-hak mereka bisa dipulihkan.  

Kasus ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai bentuk politisasi bantuan sosial yang seharusnya bebas dari intervensi politik menjelang Pilkada. (Red.Tim)

0 Comments:

Post a Comment