KEDIRI - Niat seorang pendaki perempuan berinisial WN (46) untuk menuntaskan perjalanan di Gunung Klotok, Kota Kediri, harus berakhir dengan proses evakuasi. Meski berhasil mencapai puncak, ia tidak dapat turun sendiri karena mengalami cedera pada bagian kaki hingga harus dievakuasi menggunakan tandu oleh tim penyelamat.
Cedera tersebut terjadi saat WN dalam perjalanan turun melewati jalur punggungan bukit. Pergelangan kaki kirinya mengalami dislokasi yang diduga akibat terpeleset di jalur pendakian Bukit Klotok melalui akses Warung Bowono.
WN yang merupakan warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, melakukan pendakian bersama dua orang rekannya. Ia memulai pendakian sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, ketika perjalanan turun berlangsung, ia kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dan mengalami cedera.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 10.31 WIB melalui layanan pengaduan Lapor Mbak Wali 112. Setelah menerima laporan, tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Kediri segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, tim tiba di Pos Pendakian Warung Bowono dan langsung melakukan penanganan terhadap korban. Setelah mendapat pertolongan awal, WN berhasil dievakuasi dari jalur pendakian.
Proses penanganan darurat selesai sekitar pukul 12.45 WIB. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Kilisuci Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Joko Arianto menyampaikan bahwa kondisi korban telah mendapatkan penanganan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian di Bukit Klotok agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melewati jalur turun yang memiliki medan cukup curam dan berpotensi licin. (red/hep)
0 Comments:
Post a Comment