KEDIRI – Anggota Komisi X DPR RI Ahmad Dhani mengunjungi Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/7). Dalam agenda Sarasehan Kebangsaan yang digelar di Brilliant English Course tersebut, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan global sekaligus membuka akses terhadap ilmu pengetahuan dari berbagai negara.
Di hadapan ratusan peserta kursus, Ahmad Dhani menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi pintu untuk memperluas wawasan dan mempelajari berbagai disiplin ilmu.
"Belajar bahasa Inggris itu membuka pintu dunia untuk mempelajari ilmu yang lain," ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Selain memberikan motivasi kepada para pelajar, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Ahmad Dhani untuk berdialog dan menyerap berbagai aspirasi terkait dunia pendidikan. Beragam masukan yang disampaikan peserta, mulai dari persoalan sistem pendidikan hingga tantangan yang dihadapi generasi muda, disebut akan menjadi bahan evaluasi di Komisi X DPR RI.
Ahmad Dhani mengaku baru pertama kali mengunjungi Kampung Inggris Pare. Ia mengaku terkesan dengan semangat belajar para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
"Ini pertama kali saya ke sini dan saya cukup takjub. Ternyata antusiasme anak-anak muda untuk belajar bahasa Inggris sangat tinggi," katanya.
Ia juga berpesan agar para peserta terus memelihara rasa ingin tahu dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, semakin luas wawasan yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk berkembang di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Founder sekaligus CEO Brilliant English Course, Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro atau yang akrab disapa Mr. Abie, menjelaskan bahwa kunjungan Ahmad Dhani merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan sebagai anggota Komisi X DPR RI.
Dalam sesi dialog, para peserta menyampaikan berbagai persoalan pendidikan, mulai dari keterbatasan kuota perguruan tinggi negeri dan swasta hingga pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.
Menurut Abie, Kampung Inggris Pare memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menilai investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah pendidikan yang mampu mengubah pola pikir dan meningkatkan daya saing generasi muda.
Ia juga mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan modern harus berjalan seiring dengan upaya melestarikan budaya bangsa agar generasi muda memiliki identitas yang kuat di tengah arus globalisasi. (red/lis)
0 Comments:
Post a Comment