Bangga! Bahasa Indonesia Kini Diajarkan di 57 Negara, Kabar Gembira Jelang Hari Sumpah Pemuda

 

iniberita.my.id Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang, kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan. Bahasa Indonesia kini telah resmi diajarkan di 57 negara.

Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga bukti bahwa bahasa Indonesia semakin diakui dunia sebagai salah satu bahasa besar yang memiliki pengaruh internasional.

Bahasa Persatuan yang Mendunia

Ikrar para pemuda tahun 1928 tentang satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia, kini menemukan maknanya kembali. Hampir seabad kemudian, bahasa persatuan tersebut tidak hanya menyatukan bangsa, tetapi juga berhasil menembus batas dunia.

Sejak ditetapkan UNESCO pada 2023 sebagai salah satu bahasa resmi dunia, posisi bahasa Indonesia kian kuat. Pengajaran bahasa Indonesia kini hadir di universitas, lembaga kebudayaan, hingga sekolah bahasa di berbagai negara.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyampaikan bahwa capaian ini harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus menjaga kebanggaan sekaligus merawat bahasa Indonesia.

“Kita harus bangga, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa besar dunia. Tapi kebanggaan ini harus diiringi dengan kesadaran untuk terus merawat dan mengembangkannya,” ujarnya.

UKBI Sebagai Instrumen Penting

Pengakuan dunia terhadap bahasa Indonesia semakin diperkuat dengan hadirnya Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Sejak peluncuran UKBI Adaptif pada 2021, tercatat lebih dari 1,17 juta peserta dari dalam dan luar negeri telah mengikutinya.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, menegaskan bahwa regulasi baru tengah disiapkan untuk memperkuat peran UKBI.

“Regulasi lama sudah tidak relevan. Dengan regulasi baru, UKBI akan lebih adaptif, kredibel, dan inklusif, sesuai dengan dinamika pendidikan dan dunia kerja,” jelasnya.

Dengan adanya standar kemampuan bahasa yang jelas dan diakui secara internasional, generasi muda Indonesia diharapkan semakin percaya diri untuk bersaing di era global.


(Red.EH)

0 Comments:

Post a Comment