Mentan Andi Amran Sulaiman Tinjau Industri Gula di Kediri, Dorong Swasembada dan Ketahanan Energi

  


KEDIRI,   iniberita.my.id – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Kota Kediri, Senin (14/7/2025), dalam rangka memperkuat program swasembada gula dan mendorong ketahanan energi nasional berbasis pertanian.

Agenda pertama Mentan di Kediri adalah menyambangi Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru, milik PTPN Grup, yang menjadi salah satu pusat produksi gula di Jawa Timur. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak serta jajaran manajemen PTPN.

Dalam pertemuan dengan sejumlah stakeholder industri gula dan para petani tebu, Amran menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan kemandirian pangan, khususnya di sektor gula nasional.

“Beri saya data masalahnya, akan kita carikan solusinya bersama. Tidak boleh ada yang jalan sendiri,” tegasnya dalam forum diskusi yang dihadiri para manajer pabrik gula dan perwakilan petani.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh mendukung perbaikan sistem pertanian berbasis industri, termasuk revitalisasi pabrik, peningkatan produktivitas tebu, serta distribusi pupuk dan bibit unggul secara tepat sasaran.

Selain berbicara soal gula, Mentan juga menyinggung pentingnya peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan energi nasional berbasis bioenergi dari komoditas lokal.

“Ayo, direktur PTPN, manajer pabrik, dan pak wagub, kita gerak bersama. Kita ubah tantangan jadi peluang. Jawa Timur harus jadi tulang punggung swasembada gula,” ujar Amran.

Usai agenda di PG Pesantren Baru, Amran dijadwalkan meninjau langsung Kebun Tebu Djengkol di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Di sana, ia akan melihat kondisi pertanaman tebu, berdialog dengan petani, dan mengevaluasi program kemitraan serta serapan hasil panen.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian mempercepat realisasi target swasembada gula nasional pada 2028.(red.al)

0 Comments:

Post a Comment