KEDIRI, iniberita.my.id – Dua tim muda asal Kediri, yakni Persedikab Kediri U-17 dan Inter Kediri U-17, berhasil melangkah ke babak 32 besar Piala Soeratin U-17. Kepastian ini didapat usai keduanya mencatat dua kemenangan penting di fase penyisihan grup.
Persedikab Kediri U-17, yang tergabung di Grup E, mengamankan tiket lolos setelah mengalahkan Persekama Kabupaten Madiun dan Persida Sidoarjo, sehingga mengoleksi total enam poin. Meski harus mengakui keunggulan Lamongan FC di laga terakhir dengan skor 2-1, skuad muda berjuluk Bledug Kelud tetap melaju sebagai runner-up grup.
“Posisi kita di klasemen akhir sebagai peringkat kedua grup,” jelas Andhi Kurniawan, Manajer Persedikab U-17, Selasa (15/7/2025).
Andhi menjelaskan bahwa kekalahan dari Lamongan FC terjadi karena tim pelatih menerapkan rotasi besar-besaran untuk memberi menit bermain kepada pemain yang belum tampil. “Bukan karena performa buruk, mungkin mereka hanya kurang percaya diri karena baru main pertama kali,” ucapnya.
Meski kalah di laga terakhir, Andhi menegaskan fokus kini tertuju pada babak 32 besar yang sudah menggunakan sistem gugur. “Kami targetkan menang. Karena mulai sekarang, satu kesalahan bisa langsung pulang,” tegasnya.
Sementara itu, Inter Kediri U-17 juga dipastikan lolos dari grup setelah mencatat dua kemenangan atas Blitar Poetra dan FC Pare, yang membuat mereka memuncaki klasemen sementara dengan 6 poin.
Tomi Ari Wibowo, CEO Inter Kediri, mengungkapkan bahwa tim akan tetap bermain serius pada pertandingan ketiga menghadapi PS Mojokerto Putra yang digelar sore ini di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri. Meski sudah lolos, rotasi pemain tetap dilakukan untuk memberi kesempatan tampil kepada seluruh anggota skuad.
“Kami ingin semua pemain merasakan atmosfer pertandingan, apalagi ke depan sistemnya gugur,” ucap Tomi.
Berbeda dengan dua tim lainnya, Persik Kediri U-17 masih harus berjuang menentukan nasib di laga terakhir melawan Persekam Metro FC. Saat ini, Macan Muda berada di posisi rawan, meski telah mengumpulkan 7 poin dari tiga pertandingan di Grup D.
Pelatih Qischil Gandrum Minny memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. “Mental mereka sudah terbentuk sejak laga awal. Tekanan bukan hal baru. Kami hanya butuh tampil lebih optimal di laga penentu ini,” katanya optimis.
Grup D sendiri terdiri dari lima tim, sehingga setiap klub harus menjalani empat pertandingan. Tambahan tiga poin dari laga terakhir menjadi harga mati bagi Persik U-17 untuk mengamankan posisi ke babak selanjutnya.(red.al)

0 Comments:
Post a Comment