Khofifah-Emil Dorong Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara di Pascasarjana Unair

  



Surabaya, iniberita.my.id – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Elestianto Dardak, mewakili Khofifah Indar Parawansa, memaparkan gagasan “Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara” dalam diskusi bersama para akademisi di Gedung Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair), Sabtu (7/12/2024). Diskusi ini dihadiri pimpinan berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Emil menegaskan bahwa ide ini dirancang untuk menghadapi perubahan ekonomi nasional yang berfokus pada akselerasi kawasan timur Indonesia. “Jawa Timur harus siap menjadi konektor utama bagi wilayah timur Indonesia. Ini adalah antisipasi pergeseran pusat gravitasi ekonomi dari Selat Malaka ke wilayah yang lebih tengah di Indonesia,” ujarnya.

Gerbang Baru Nusantara: Tantangan dan Peluang

Menurut Emil, Jawa Timur harus bersiap menghadapi tren di mana provinsi lain mulai mengolah bahan baku mereka sendiri menjadi bahan setengah jadi. “Industri di Jatim perlu mengolah barang setengah jadi ini menjadi produk jadi. Maka koneksi dengan provinsi lain dan pasar ekspor harus semakin kuat dan canggih,” jelas Emil.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Jawa Timur, menyusul fokus pembangunan yang selama ini dominan di kawasan utara. “Program yang baik ini harus terus dilanjutkan,” tambahnya.

Para akademisi memberikan berbagai masukan, termasuk soal logistik laut dan darat, perizinan yang dianggap masih sulit, serta pentingnya kawasan industri berbasis teknologi. Emil menyambut baik masukan tersebut, menyebutnya sebagai pijakan untuk memperbaiki pelayanan dan mengembangkan potensi ekonomi.

Dukungan Akademisi

Wakil Rektor III Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menyebut gagasan ini sebagai langkah progresif dan futuristik. “Ini adalah energi baru yang bisa memberikan dampak luas, tidak hanya pada ekonomi kawasan, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri warga Jawa Timur sebagai pusat peradaban nasional,” katanya.

Surokim menambahkan bahwa perubahan paradigma masyarakat sangat penting. “Jika mindset ini bisa dibangun, Jawa Timur dapat kembali menjadi akselerator utama pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Indonesia timur,” pungkasnya.

Gagasan Gerbang Baru Nusantara ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam perjalanan Jawa Timur sebagai pusat konektivitas dan penggerak utama ekonomi nasional. (Red.D)


0 Comments:

Post a Comment