Jakarta, iniberita.my.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa delapan perusahaan pembiayaan saat ini sedang menjalani proses akuisisi. Pengambilalihan ini melibatkan investor lokal maupun asing, dengan sektor pembiayaan kendaraan bermotor sebagai salah satu yang dominan diakuisisi oleh perusahaan asing.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menjelaskan bahwa dua dari delapan perusahaan tersebut sedang dalam proses diakuisisi oleh investor asing yang berasal dari Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang. “Dua perusahaan di antaranya dalam proses diambil alih oleh investor asing yang berasal dari Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/11/2024).
Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan ekspansi perusahaan pembiayaan, sehingga mereka lebih kompetitif dalam melayani pasar. Agusman menyebutkan bahwa peningkatan kapasitas ini juga bertujuan untuk melindungi konsumen serta memperkenalkan berbagai produk baru, seperti Buy Now, Pay Later (BNPL), yang dianggap berpotensi besar untuk dikembangkan.
Sebelumnya, OJK mencatat bahwa enam perusahaan multifinance sudah diambil alih oleh investor asing. Saat ini, ada empat perusahaan yang telah menyelesaikan proses akuisisi, sedangkan dua lainnya masih dalam proses realisasi.
Menurut Agusman, adanya investasi asing ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam industri pembiayaan di Indonesia. (Red.D)
.jpeg)
0 Comments:
Post a Comment