Kediri, iniberita.my.id - Ribuan jemaah membanjiri kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri pada Jumat malam (18/10). Tepatnya di depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri.
Para jemaah dari berbagai daerah itu antusias mengikuti acara Kediri Bersholawat bersama Majelis Ta'lim dan Sholawat Syubbanussalamiyah dalam rangka menyambut hari santri nasional 2024.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu dihadiri para tokoh dan pemuka agama di Kediri. Seperti KH Abdul Nasir Badrus atau Gus Nasir, Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Kediri periode 2023-2028, dan KH Ma'adzallah atau Gus Ma'ad yang memimpin kegiatan salawat.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri Achmad Faiz, Kabag Kesra Pemkab Kediri Sumarlan, dan tokoh-tokoh terkemuka lainnya.
Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Nasional 2024 H Abu Muslich mengatakan, rencananya kegiatan ini juga dihadiri KH Abdurrahman Al-Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri itu rencananya akan memberikan ceramah. "Beliau rencananya yang mauidhoh hasanah (ceramah, red)," terang Abu Muslich saat dilokasi kegiatan.
Untuk diketahui, ribuan jemaah itu membanjiri kawasan SLG sejak sore. Seusai maghrib, sekitar pukul 18.30 para jemaah sudah memadati kawasan depan Polsek Ngasem yang merupakan lokasi panggung.
Seperti halnya Sutomo, 60, warga Desa Tunglur, Kecamatan Badas. Dia mengatakan telah stand by di lokasi sejak seusai maghrib. Itu dilakukannya agar bisa mendapatkan tempat di depan. "Kalau datangnya kemalaman nanti gak bisa duduk di depan," jelasnya.
Sementara itu, Abu Muslich membenarkan bahwa acara ini merupakan rangkaian kegiatan menuju peringatan Hari Santri Nasional 2024. Selain acara ini, masih banyak lagi kegiatan lain yang disusun oleh PCNU Kabupaten Kediri.
Abu Muslich berharap, acara ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Terlebih kalangan santri. "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah kepada kita semua," tandasnya. (Red.D)

0 Comments:
Post a Comment