Meski Survei SMRC Berbeda, PKB Kediri Tegaskan Komitmen pada Deny-Mudawamah


Kediri, iniberita.my.id  – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kediri menegaskan bahwa seluruh kadernya tetap mendukung penuh pasangan Deny Widyanarko – Mudawamah dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kediri, meski hasil survei SMRC menunjukkan sebaliknya.  

Ketua DPC PKB Kabupaten Kediri, Sentot Djamaludin, menyebut survei SMRC tidak akurat dan tidak mencerminkan realitas di lapangan. “Survei itu jelas tidak mungkin dan tidak benar,” ujar Sentot. Ia menegaskan bahwa kader PKB, dari tingkat ranting hingga DPC, berkomitmen memenangkan Deny-Mudawamah sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.  

“SK DPP jelas untuk memenangkan Mas Deny, dan semua pengurus harus patuh. Kami tidak punya alasan untuk mendukung calon lain,” tambah Sentot.  

Di sisi lain, Deny Widyanarko justru menanggapi survei SMRC dengan santai. Ia menyebut hasil survei itu sebagai hiburan. “Saya yakin masyarakat tertawa melihat survei itu. Ini seperti lelucon dari oknum tertentu. Tapi tak masalah, hiburan gratis,” ujar Deny sembari tersenyum.  

Menurut Deny, timnya juga telah melakukan survei internal dengan jumlah responden jauh lebih banyak, mencapai 200 ribu orang. “Hasilnya justru menunjukkan kami lebih unggul. Kami sebenarnya tak ingin mempublikasikan ini, tapi survei kami jauh lebih representatif dibanding survei mereka yang hanya melibatkan 1.000 responden,”jelasnya.  

Deny juga mengingatkan warga Kediri agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kediri yang lebih maju. “Mari kita fokus pada tujuan bersama: Kediri yang kuat, maju, dan hebat,” ajak Deny.  

Kontroversi terkait survei ini menjadi perbincangan hangat di tengah ketatnya persaingan Pilbup Kediri. Meski survei berbeda-beda, dukungan solid PKB terhadap Deny-Mudawamah menegaskan bahwa mesin partai bekerja maksimal untuk memastikan kemenangan mereka dalam pemilihan mendatang.  (Red.D)

0 Comments:

Post a Comment