, iniberita.my.id - Jelang pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 November nanti, KPUD di Kediri Raya terus memaksimalkan persiapan logistik.
Untuk Kabupaten Kediri, logistik sudah mencapai 70 persen. Hanya tinggal menunggu surat suara yang dalam proses pencetakan.
Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim mengatakan, sesuai jadwal pencetakan surat suara dilakukan sejak 17-20 Oktober kemarin. “Pengiriman surat suara (ke KPUD, Red) akan dilakukan mulai 22-23 Oktober,” kata Nanang.
Lebih jauh Nanang menyebut, pencetakan surat suara dilakukan sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah sebesar 2,5 persen dari total DPT sebagai cadangan. Yakni, untuk mengantisipasi jika ada surat suara yang rusak.
“Nanti setelah surat suara datang akan dilakukan penyortiran dan pelipatan,” lanjut Nanang sembari menyebut tahap ini dilakukan oleh pihak ketiga.
Berdasar pengalaman sebelumnya, KPUD selalu mendapati ada surat suara yang sobek atau tidak terbaca. Surat suara yang tidak layak itu akan diketahui di tahap penyortiran.
Hanya surat suara yang dinyatakan layak saja yang akan dilipat dan didistribusikan. “Kalau ditemukan surat suara yang misalnya sobek atau tidak terbaca itu dianggap rusak, akan diganti,” lanjutnya sembari menyebut tahap penyortiran dan pelipatan akan dijaga petugas keamanan dengan ketat.
Berbeda dengan pemilu Februari lalu, Nanang menyebut pelipatan surat suara pilkada serentak ini tidak akan memakan waktu lama. Satu surat suara tidak sampai butuh waktu dua menit. “Karena hanya melipat ke atas sekali ke samping sekali sudah cukup. Jadi tidak perlu waktu lama,” terangnya.
Untuk diketahui, jika surat suara masih dalam tahap pencetakan, logistik lain yang dibutuhkan untuk pilkada sudah terpenuhi. Mulai dari bilik suara, kotak suara, kabel ties, tinta, hingga segel sudah diterima oleh KPU Kabupaten Kediri. Untuk pengiriman, menurut Nanang tidak dilakukan secara bersamaan. Melainkan bertahap.
“Kotak suara dua kali pengiriman, bilik suara tiga kali karena ada yang rusak, tapi sudah difikskan. Kemudian kabel ties, segel dan tinta dilakukan alam satu kali pengiriman (ke KPU Kabupaten Kediri, Red),” jelasnya sembari bersyukur karena pengiriman relatif tidak terkendala.
Sementara itu, jika surat suara untuk pilkada di Kabupaten Kediri tinggal menunggu distribusi, surat suara untuk pilkada di Kota Kediri mulai dicetak tadi malam (20/10).
Sesuai rencana, surat suara baru akan dikirim ke gudang KPU Kota Kediri pada Senin (28/10 ) nanti.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri Reza Cristian mengatakan, hingga saat ini sejumlah logistik lainnya sudah tiba di lokasi penyimpanan di Jl Teuku Umar, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota.
Mulai kotak suara sebanyak 814 unit, bilik pemungutan suara sebanyak 1.616 unit, tinta, segel, hingga kabel ties.
“Saat ini masih kurang yang kecil-kecil seperti ATK (alat tulis kantor, Red) dan yang terpenting surat suara,” terang Reza sembari menyebut pencetakan surat suara uang dilakukan sejak tadi malam akan dilakukan hingga hari ini (21/10).
Untuk surat suara pilkada Kota Kediri, menurut Reza pihaknya membutuhkan Total 227.821 surat suara. Rinciannya, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 222.265 pemilih, ditambah 2,5 persen untuk pemilih yang termasuk daftar pemilih khusus (DPK).
“Sejumlah DPT plus 2,5 persen untuk cadangan (DPK, Red),” urai Reza. (Red.D)

0 Comments:
Post a Comment