BLITAR, iniberita.my.id – Anton Irawan, 40 tahun, warga Dusun Ndarungan, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Selasa (10/9/2024).
Kejadian ini terjadi setelah kediaman Anton, seorang individu dengan gangguan jiwa (ODGJ), dilalap api. Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi S menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30. Salah seorang warga mendengar suara letusan dan segera mengetahui bahwa api telah menghanguskan rumah Anton. Warga tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat, dan bersama-sama mereka mencoba memadamkan api.
Sekitar pukul 13.21, Anton Irawan ditemukan tewas di dalam rumah yang terbakar. Jenazahnya kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Srengat. "Diduga kebakaran disebabkan oleh arus pendek dari pengisian ponsel korban. Kerugian materiil dari kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta," ungkap Kapolres.
Menurut Trimo, ketika kondisinya stabil, Anton adalah pribadi yang santun dan dapat beraktivitas sehari-hari seperti mengendarai sepeda motor, menggunakan ponsel, dan memasak. "Ketika tidak mengalami gejala, Anton adalah orang yang sopan dan komunikatif. Dia selalu berbicara dengan bahasa Jawa krama," tambahnya.
Ketua RT 3 RW 3, Trimo, menyatakan bahwa almarhum Anton tinggal sendirian di rumah milik kakaknya, sementara kakaknya tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Trimo menjelaskan bahwa Anton adalah pasien gangguan jiwa dan beberapa waktu lalu pernah menyebabkan keributan di sekitar. "Saat itu, Anton telah ditangani oleh Puskesmas Srengat," jelasnya. (Red.N)

0 Comments:
Post a Comment