Pemkot Kediri Gelar FGD Penanganan Anak Tidak Sekolah untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

 




Kediri, iniberita.my.id – Dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama. Untuk mengatasi masalah Anak Tidak Sekolah (ATS) dan meningkatkan angka partisipasi pendidikan, Pemkot Kediri mengadakan **Forum Group Discussion (FGD) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Kediri Bersama Akademisi Tahun 2024.

Acara ini berlangsung pada hari ini di Ruang Rapat BAPPEDA dan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para akademisi dari Institus Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata dan Universitas Kadiri, yang juga merupakan pemenang lomba kajian ATS yang diadakan oleh Pemkot Kediri.

Tujuan utama dari FGD ini adalah untuk membahas berbagai persoalan terkait penyebab anak tidak bersekolah atau putus sekolah. Diskusi mendalam dengan para akademisi diharapkan dapat menghasilkan solusi yang efektif untuk mengurangi angka ATS di Kota Kediri.

Dari data yang ada, kasus ATS di Kota Kediri telah berhasil ditangani sebanyak 693 kasus dari total 1.548 kasus. Dengan adanya FGD ini, diharapkan akan ditemukan strategi dan langkah-langkah konkret yang dapat menghapus angka ATS secara lebih efektif.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan akademisi, Pemkot Kediri berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan serta memastikan bahwa setiap anak di Kota Kediri mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Semoga hasil dari FGD ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan partisipasi pendidikan di Kota Kediri.

(Red.N)

0 Comments:

Post a Comment